Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net

Sabtu, 21 Februari 2009

Implikasi pendekatan Penilaian yang Dipakai

Pendekatan penilaian yang dipakai menimbulkan berbagai implikasi: 1.   Program   pengajaran   dan   penilaian   dalam   pendekatan   kompetensi menuntut  pelaksanaan pengajaran yang terencana, terarah, dinamis dan membimbing. 2.   Pengajar  perlu  memiliki  kemantapan  keterampilan  dalam  menyusun program    pengajaran    dan    sekaligus    program    menilaiannya    yang berorientasikan pada kompetensi. 3.   Baik  pengajar  maupun  mahasiswa  memerlukan  sumber-sumber  dan sarana belajar-mengajar yang cukup.     4.   Dalam ...

Penggunaan PAN dan PAP

Pendekatan PAN dapat dipakai untuk semua matakuliah, dari matakuliah yang  paling  teoritis  (penuh  dengan  materi  kognitif)  sampai  ke  matakuliah yang   praktis   (penuh   dengan   materi   ketrampilan).  Angka-angka   hasil pengukuran  yang  menyatakan  penguasaan  kompetensi-kompetensi  kognitif, ketrampilan,  dan  bahkan  sikap  yang  dimiliki  atau  dicapai  oleh  sekelompok mahasiswa  sebagai  hasil  dari  suatu  pengajaran,  dapat  di  kurvekan.  Dalam pelaksanaannya   dapat   ditempuh   prosedur   yang   sederhana.  ...

Penilaian Acuan Patokan (PAP)

PAP  pada  dasarnya  berarti  penilain  yang  membandingkan  hasil  belajar mahasiswa  terhadap  suatu  patokan  yang  telah  ditetapkan  sebelumnya. Pengertian  ini  menunjukkan  bahwa  sebelum  usaha  penilaian  dilakukan terlebih   dahulu   harus   ditetapkan   patokan   yang   akan   dipakai   untuk membandingkan    angka-angka  hasil  pengukuran  agar  hasil  itu  mempunyai arti tertentu. Dengan demikian patokan ini tidak dicari-cari di tempat lain dan pula  tidak  dicari  di  dalam  sekelompok  hasil  pengukuran ...

Penilaian Acuan Normal (PAN)

PAN  ialah  penilaian  yang  membandingkan  hasil  belajar  mahasiswa terhadap hasil dalam kelompoknya. Pendekatan penilaian ini dapat dikatakan sebagai  pendekatan  “apa  adanya”  dalam  arti,  bahwa  patokan  pembanding semat–mata  diambil  dari  kenyataan–kenyataan  yang  diperoleh  pada  saat pengukuran/penilaian  itu  berlangsung,  yaitu  hasil  belajar  mahasiswa  yang diukur  itu  beserta  pengolahannya,  penilaian  ataupun  patokan  yang  terletak diluar hasil–hasil pengukuran kelompok manusia. PAN  pada  dasarnya  mempergunakan  kurve  normal  dan  hasil–hasilperhitungannya ...

PROBLEMATIKA NILAI, MORAL DAN HUKUM DALAM MASYARAKAT

Antara hukum dan moral terdapat hubungan yang erat sekali. Ada pepatah roma yang mengatakan “quid leges sine moribus?” (apa artinya undang-undang jika tidak disertai moralitas?). dengan demikian hukum tidak akan berarti tanpa disertai moralitas. Oleh karena itu kualitas hukum harus selalu diukur dengan norma moral, perundang-undangan yang immoral harus diganti. Disisi lain moral juga membutuhkan hukum, sebab moral tanpa hukum hanya angan-angan saja kalau tidak di undangkan atau di lembagakan dalam masyarakat. Meskipun hubungan hukum dan moral begitu erat, namun hukum dan moral tetap berbeda, sebab dalam kenyataannya ‘mungkin’ ada hukum yang bertentangan dengan moral atau ada undang-undang yang immoral, yang berarti terdapat ketidakcocokan antara hukum dan moral. Untuk itu dalam konteks ketatanegaraan...

KEADILAN,KETERTIBAN DAN KESEJAHTERAAN SEBAGAI WUJUD MASYARAKAT YANG BERMORAL DAN MENTAATI HUKUM

Disepakati bahwa manusia adalah makhluk sosial, adalah makluk yang selalu berinteraksidan membutuhkan bantuan dengan sesamanya. Dalam konteks hubungan dengan sesama perlu adanya keteraturan sehingga setiap individu dalam berhubungan secara harmonis dengan individu lain di sekitarnya. Untuk terciptanya keteraturan tersebut diperlukan aturan yang disebut oleh kita hukum. Hukum dalam masyarakat merupakan tuntutan, mengingat bahwa kita tidak mungkin menggambarkan hidupnya manusia tanpa atau diluar masyarakat. Hukum diciptakan dengan tujuan yang berbeda-beda, ada yang menyatakan bahwa tujuan hukum adalah keadilan, ada juga yang menyatakan kegunaan,ada yang kepastian hukum dan lain-lain. Akan tetapi dalam kaitan dalam masyarakat, tujuan hukum yang utama dapat di reduksi untuk ketertiban (order)....

Pengertian Las Busur Manual (SMAW/MMAW)

Pengelasan dengan SMAW Shield Metal Arc Welding (Las Busur Manual) atau disebut juga MMAW (Manual Metal Arc Welding) digunakan arus listrik sampai 600 Ampere dan busur nyala listrik itu menimbulkan panas yang tinggi (+- 6.300 derajat Celsius) yang mampu mencairkan logam yang dilas tersebut dan bersama dengan itu, loncatan busur yang terdiri dari tetesan logam elekroda akan berfungsi/bersatu dengan benda kerja, dan membentuk suatu kampuh, di mana kampuh las itu akan dilindungi oleh kerak yang ditimbulkan oleh coating/pembungkus elektroda yang mencair bersama-sama logam pengisinya. Koating memiliki berat jenis yang lebih rendah dari logam, maka cairan coating...

Pengertian Sikap

Menunit G.W Alport dalam (Tri Rusmi Widayatun, 1999 :218) sikap adalah kesiapan seseorang untuk bertindak. Seiring dengan pendapat G.W. Alport di atas Tri Rusmi Widayatun memberikan pengertian sikap adalah "keadaan mental dan syaraf dari kesiapan, yang diatur melalui pengalaman yang memberikan pengaruh dinamik atau terarah terhadap respon individu pada semua obyek dan situasi yang berkaitan dengannya. Sedangkan Jalaluddin Rakhmat ( 1992 : 39 ) mengemukakan lima pengertian sikap, yaitu: Pertama, sikap adalah kecenderungan bertindak, berpersepsi, berpikir, dan merasa dalam menghadapi objek, ide, situasi, atau nilai. Sikap bukan perilaku, tetapi merupakan...

Pengertian Kompetensi

istilah kompetensi berhubungan dengan dunia pekerjaan. Kompetensi mengandung pengertian pemilikan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang dituntut oleh jabatan tertentu (Rustyah, 1982). Kompetensi dimaknai pula sebagai pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dasar yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir, dan bertindak. Kompetensi dapat pula dimaksudkan sebaai kemampuan melaksanakan tugas yang diperoleh melalui pendidikan dan/atau latihan (Herry, 1998).Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa kompetensi merupakan seperangkat pengetahuan dan keterampilan yang harus dimiliki oleh seseorang dalam melaksanakan tugasnya. Pengetahuan dan keterampilan...

Pengelolaan SDM Berbasis Kompetensi

Terdapat berbagai macam definisi kompetensi. Tetapi definisi tentang kompetensi yang sering dipakai adalah sejumlahkarakteristik yang mendasari individu untuk mencapai kinerja superior. Kompetensi juga merupakan pengetahuan, ketrampilan, dan kemampuan yang berhubungan dengan pekerjaan, serta kemampuan yang dibutuhkan untuk pekerjaan-pekerjaan non-rutin. Terdapat bermacam-macam pendekatan mengenai model kompetensi. Salah satunya Competency-based HRM (manajemen SDM berdasarkan kompetensi). Intinya perilaku karyawan yang paling bagus kinerjanya dijadikan tolok ukur. Perilaku ini menjadi patokan baku yang menggerakkan program SDM untuk mengembangkan gugus...

Metode pengajaran menyimak

Disamping menguasai materi pelajaran, pengajar dituntut terampil menyampaikan materi itu kepada siswa. Cara penyampaian materi itu disebut dengan istilah metode pengajaran. Keterampilan menyampaikan bahan itu akan tercapai apabila pengajar sudah mengenal, mengetahui, dan dapat menerapkan berbagai metode pengajaran sehingga dapat menguntungkan pengajar tersebut antara lain:Pengajaran Menyimak BervariasiPengajaran menyimak dapat dilaksanakan dengan berbagai cara. Metode yang dipilih sangat bergantung kepada pengajar dengan mempertimbangkan tujuan, bahan,dan keterampilan proses yang ingin dikembangkan. Pengajaran menyimak yang bervariasi sangat menunjang minat dan gairah belajar. Proses belajar yang dilandasi oleh minat dan gairah dapat diharapkan akan berhasil.Memecahkan Berbagai MasalahPemilihan...

Rasionalisasi CBSA dalam Pembelajaran

Kita telah memasuki ambang "masyarakat belajar" yaitu masyarakat yang menghendaki pendidikan masa seumur hidup (Husen.1988:41).Untuk mempersiapkan siswa menghadapi hal tersebut,kita perlu memikirkan jawaban atas pertanyaan : Cara-cara bagaimana siswa memperoleh dan meresapkan pengetahuan,ketrampilan,dan sikap yang menjadi kebutuhannya? Dengan kata lain,guru hendaknya tidak hanya menyibukkan dirinya dengan kegiatan pemaksimalan penyajian isi pelajaran saja.Yang lebih penting dari pada itu,guru hendaknya memikirkan cara siswa belajar. Untuk menjawab permasalahan yang terkandung dalam pertanyaan di atas,perlu kiranya mengkaji konsep belajar terlebih dahulu. Sudah sejak lama manusia mencoba mengkaji konsep belajar. John Dewey misalnya (1916 dalam Davics,1987:31) menekankan bahwa: Oleh karena belajar...

Pages 141234 »